SCTV (DAN BEBERAPA TV LAIN),,, GAK SPORTIP DAN BISANYA MENYUDUTKAN ISLAM
Polling FPI di Liputan6.com “Raib”
Polling “pembubaran” FPI di Liputan6.com tiba-tiba “raib”. Sebelumnya, hasil polling di situs stasiun TV itu justru tak menginginkan FPI dibubarkan!
Hidayatullah.com–Tanpa ada pemberitahuan yang jelas, polling pembubaran FPI di Liputan6.com tiba-tiba “raib”. Sebagaimana diketahui sebelumnya situs ini menyediakan polling terbuka untuk menjaring sikap masyarakat tentang keberadaan Front Pembela Islam (FPI) terkait kasus Monas.
“Catatan aksi kekerasan Front Pembela Islam (FPI) cukup panjang. Terakhir, para anggotanya terlibat penyerangan Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Beberapa pihak meminta FPI dibubarkan. Setujukah Anda jika FPI dibubarkan?” Begitu Liputan6.com mengawali polling.
Pasca kasus Monas, 1 Juni 2008 lalu, setidaknya ada empat media online membuat polling serupa. Selain Liputan6.com, ada situs detik.com, situs milik PBNU, www.nu.or.id dan Republika online.
Yang mengagetkan, umumnya hasil polling keempat media itu menunjukkan ketiksetujuan responden membubarkan FPI.
Pantauan www.hidayatullah.com Selasa pagi, 10 Juni 2008 hasil polling Liputan6.com menunjukkan, 59% (atau 89.126 pembaca tak menginginkan FPI dibubarkan). Hanya 41%, atau 62.093 pembaca meminta FPI dibubarkan. Sisanya 272 (0%), menyatakan abstain.
Setiap hari, jumlah peserta polling yang memilih opsi menolak pembubaran FPI justu semakin meningkat, sehingga menjelang pukul 3:00, mereka yang menolak pembubaran FPI merangkak menjadi 60%, sedangkan yang menolak 40%.
Namun kemudian, esoknya, tampilan polling itu “raib” entah ke mana :hihi:.
Tidak ada pengumuman mengapa polling ditutup.
Sedangkan polling di Detik.com hasilnya menunjukkan pihak yang enggan FPI dibubarkan masih tetap unggul. Sekitar 56, 76 % dengan pemilih sebanyak 26022 orang. Sedangkan pihak yang menginginkan FPI bubar meraih 43,24% dengan pemilih sebanyak 19826 orang.
Adapun Polling di www.republika.co.id, mereka yang menginginkan FPI tidak dibubarkan melejit menjadi 85,5%. Di www.nu.or.id dukungan agar FPI tidak dibubarkan juga meningkat dari 59 % menjadi 62%. Yang tak menginginkan FPI dibubarkan beralasan,
& Komentar »
Tinggalkan komentar
-
Terkini
- KEBOHOHAN HOLOCAUST
- AL-QUR’AN DAN SAINS
- ISLAM BUKAN KETURUNAN
- (SEDIH AKU) IBU PERTIWI JADI BABUNYA ZIONIS AMRIK
- SCTV (DAN BEBERAPA TV LAIN),,, GAK SPORTIP DAN BISANYA MENYUDUTKAN ISLAM
- KENAPA AKU BILANG AHMADIYAH DAN PENDUKUNG NYA ADALAH BAJINGAN DAN ANJING
- AKKBB PENGHANCUR PANCASILA
- PAK POLISI TANGKAP KORUPTOR DENGAN KEKUATAN PENUH YANG BUAT RAKYAT SENGSARA JANGAN TANGKAP PEMBELA ISLAM,, LO KOK PAKE STANDAR GANDA SIH
- NON MUSLIM ENYAH DARI AKKBB
- STATION TV YANG JELEK2 KIN FPI JUGA ANJING
- AKKBB BAJINGAN SEMUA YANG MENUNTUT FPI BUBAR ANJING SEMUA
- YANG PUNYA HATI BERSIH PASTI MEMBELA FPI
-
Taut
-
Arsip
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Versi FPI ini perlu di cek kebenarannya tentu. Kebetulan ini ada video yang bisa menunjukkan apa yang terjadi dari awal. Anda bisa lihat bahwa tidak ada provokasi dari massa AKKBB. Silahkan dipertimbangkan sendiri dengan akal sehat anda:
http://tv.kompas.com/content/view/2801/114
terima kasih atas sanggahannya. Rasa kebangsaan Indonesia janganlah kita nodai dengan mendukung rusaknya aqidah islam. AKKBB akan saya hormati jika tidak mendukung NABI dari INDIA, NEhi. Gimana kalo ada yang bilang “aku ngaku orang kristen lalu aku bilang Jesus tu gak disalib. tapi dinaikkan Tuhan” mana ada orang kristen yang rela, Begitu juga muslim.
Itu link video ya, kompas KOMANDO PASTUR